Website

Search

Apa Itu Product Life Cycle? Tahapan, Faktor, Strategi dan Contohnya

Apa Itu Product Life Cycle? Tahapan, Faktor, Strategi dan Contohnya

Halo, Risers…
Kamu tau gak sih, kalau suatu produk atau layanan itu juga punya siklus hidup seperti manusia loh…

Siklus hidup suatu produk itu mencerminkan perjalanan suatu produk dari awal masuk pasar hingga produk dikeluarkan dari pasar. Pasti kalian bertanya tanya, kenapa siklusnya bisa ada fase dikeluarkan dari pasar?

Ada banyak faktor kenapa produk dapat keluar dari pasar. Kalau kalian ingin tahu lebih lengkapnya, simak artikel di bawah ini ya!


Pengertian product life cycle

Product life cycle adalah tahapan yang mengacu pada tingkat penjualan dan jumlah waktu yang dibutuhkan suatu produk saat diperkenalkan kepada konsumen di pasar hingga akhirnya keluar dari pasar.

Tujuan dari adanya konsep product life cycle yaitu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk memasang iklan, menurunkan harga, memperluas pasar, atau mendesain ulang produk.

Sementara itu, analisis siklus hidup produk dapat membantu manajemen dalam menciptakan strategi yang dapat mereka gunakan untuk terus mendukung dan mempertahankan suatu produk. Strategi yang dibuat itu disebut product life cycle management.


Mengapa product life cycle penting?

Product life cycle penting digunakan bagi manajemen produk untuk mengawasi kinerja dan strategi apa yang harus dibuat. Dengan mengetahui tahap suatu produk, kamu dapat memutuskan kapan suatu produk perlu diperbaharui atau ditarik dari pasar. Selain itu, kamu dapat memutuskan bagaimana penetapan harga dan pemasaran yang dibutuhkan.


4 Tahapan product life cycle

Uh_sRbP58-3-Rmami2cvfT2d4mG2CxwAjCzGK2utytJMi5OeZ11MZ5fbsZFsQeWaKF2dYvF9cbVKAm5-JVoV8NQew6BlRZnZxyRVjrXm9LbzRQkFjbh3WoLDbedpI9gNY38OIZkjxWeXJMDF6oJIAM0
Sumber: twiglobal.com

    
 

Product life cycle atau siklus hidup suatu produk dibagi menjadi 4 tahap yaitu:

#1 Introduction (tahap pengenalan)

Tahap pengenalan adalah tahap pertama dari siklus hidup produk. Setelah suatu produk melalui masa pengembangan, langkah selanjutnya yaitu pengenalan ke pasar.

Selama tahap ini berlangsung, produk dilepas ke pasar untuk pertama kalinya. Produk dipertaruhkan apakah akan berhasil atau tidak. Hal tersebut dipengaruhi dari pemasaran, promosi, dan modal yang dikumpulkan agar produk sampai ke tangan konsumen.

Sehingga, pada tahap manajemen siklus hidup produk, perusahaan dapat membuat strategi dengan memahami bagaimana pengguna akan merespons produk tersebut untuk menciptakan permintaan produk di pasar.
 

#2 Growth (tahap pertumbuhan)  

Pada tahap pertumbuhan, konsumen membeli produk dan semakin dikenal banyak orang sehingga permintaan semakin meningkat dan menghasilkan peningkatan penjualan.

Pada tahap ini, dari kepopuleran produk akan mengundang perhatian perusahaan lain dan timbul adanya persaingan. Pasar akan semakin luas dan persaingan dapat memungkinkan perusahaan untuk menurunkan harga. Meskipun demikian, penjualan yang meningkat menjadikan pertumbuhan produk dan pasar.
 

#3 Maturity (tahap kedewasaan)  

Pada tahap kedewasaan, penjualan yang menguntungkan mulai melambat dan menandakan bahwa pasar sudah mulai mencapai titik jenuh, persaingan harga yang kompetitif, dan margin keuntungan semakin tipis.

Sehingga, pada tahap ini manajemen mulai memikirkan bagaimana menginovasi produk untuk mendapatkan posisi di pasar dan menganalisis kembali kebutuhan pengguna.
 

#4 Decline (tahap penurunan)   

Pada tahap penurunan, meskipun perusahaan berusaha untuk mempertahankan produknya, penurun tetap tidak dapat dihindari.

Pada tahap ini, produk menghadapi persaingan yang semakin tinggi sehingga kehilangan pangsa pasarnya. Penjualan produk mulai turun yang disebabkan karena kejenuhan pasar serta adanya produk alternatif yang lebih disukai konsumen.

Manajemen perlu untuk mengubah dan memperkenalkan model baru lagi atau hanya mengubah versinya agar tetap relevan.

Faktor yang mempengaruhi product life cycle  

Berikut ini beberapa faktor penting yang dapat mempengaruhi siklus hidup suatu produk yaitu:

  • Teknologi 
    Teknologi adalah faktor yang dapat mempengaruhi siklus hidup suatu produk. Dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih, maka produk yang tidak diperbaharui dengan perkembangan teknologi akan tertinggal.
     
  • Persaingan pasar
    Persaingan produk di pasar tidak bisa dihindari dan akan mempengaruhi siklus hidup suatu produk jika manajemen produk tidak memahami kompetitor dan keunggulan produknya.
     
  • Keadaan ekonomi
    Keadaan ekonomi suatu negara juga dapat mempengaruhi siklus hidup suatu produk, karena hal tersebut akan mempengaruhi tingkat konsumsi masyarakatnya. Seperti saat terjadi resesi ekonomi akibat Covid-19, konsumsi masyarakat menurun karena ekonomi negara yang sedang tidak stabil.
     
  • Perubahan nilai
    Perubahan nilai dalam suatu produk dapat dilihat dari segi pemakaian dan manfaatnya. Produk akan mengalami perubahan nilai ke arah negatif jika pemakaiannya berkurang.
     
  • Perkembangan tren
    Perkembangan tren bisa dikatakan mirip dengan teknologi. Namun, perbedaanya disini yaitu dilihat dari tren konsumsi masyarakat. Sehingga, dari hal ini diperlukan untuk selalu menyesuaikan dan menganalisis perkembangan di pasar dan masyarakat.

 

Strategi product life cycle

Pada setiap tahap siklus hidup suatu produk, manajemen membutuhkan strategi. Hal ini bertujuan untuk memperpanjang umur produk dan membuatnya sukses di pasar. 

Berikut ini strategi yang dapat dipertimbangkan pada setiap tahap siklus suatu produk:

Introduction (tahap pengenalan)

  • Membangun identitas merek yang jelas
  • Mempromosikan produk dengan memilih mitra yang tepat
  • Menetapkan harga sesuai dengan tingkat kualitas yang diberikan
  • Melakukan uji coba kepada konsumen dan pasar

Growth (tahap pertumbuhan)

  • Selalu meningkatkan kualitas produk
  • Memberikan fitur baru untuk mendukung pertumbuhan pasar
  • Memperluas pasar baru
  • Meningkatkan saluran distribusi dalam mengatasi permintaan yang terus meningkat

Maturity (tahap kematangan)

  • Memasuki segmen pasar baru
  • Menganalisis kembali target pasar
  • Mendefinisikan keunggulan produk dari pesaing
  • Meningkatkan fitur, kualitas dan harga yang membedakan dari produk pesaing

Decline (tahap penurunan)

  • Mengurangi pengeluaran untuk promosi
  • Mengurangi jumlah outlet distribusi
  • Memberikan potongan harga untuk mendapatkan pelanggan


Contoh penerapan product life cycle

  • Mesin tik
    Oleh karena itu, mesin tik mengalami masa penurunan yang disebabkan menurunnya permintaan terhadap mesin tik. Disisi lain, komputer dan laptop dengan cepat menggantikan mesin tik yang pada akhirnya memasuki masa pertumbuhan dan kedewasaan produk.
     
  • Kendaraan listrik
    Sebagai contoh yaitu inovasi yang dilakukan perusahaan Tesla dalam beberapa tahun terakhir untuk beradaptasi masuk ke pasar mobil listrik yang menandakan produk tersebut masih dalam tahap pertumbuhan.


Nah itu tadi pembahasan mengenai product life cycle. Jika kamu tertarik lebih jauh mengenai manajemen produk, kamu bisa kunjungi blog harisenin.com untuk baca-baca artikel seputar manajemen produk.

Di harisenin.com nanti akan ada bootcamp khusus mempelajari mengenai product management. Jadi tetap update terus di website harisenin.com karna belajar di harisenin.com selalu menyediakan kurikulum terupdate dengan kebutuhan industri masa kini dan kamu bukan hanya diajarkan materi saja namun dibimbing untuk mempersiapkan portofolio terbaikmu.

Kalau kamu tertarik belajar Product Management tapi masih bingung, kamu bisa tanya-tanya ke Career Support kita atau DM ke Minse Instagram ya!


Baca juga:
Intip! Perjalanan Pasya Mutia Menjadi Product Manager
Profesi Product Manager, Apa Peran dan Tanggung Jawabnya?
Simak Perbedaan Product Manager dan Product Owner

 

Iqbal Rifaldi

Iqbal Rifaldi

Orang yang suka nulis konten, dan ngulik-ngulik. Lulusan akuntansi yang beralih profesi. 

Follow me on Instagram if you want to read another content >> click this link