Bahasa:

Search

50 Istilah dalam Dunia Marketing yang Wajib Kamu tau

  • Share this:
50 Istilah dalam Dunia Marketing yang Wajib Kamu tau

Digital Marketing menjadi bidang yang diminati oleh banyak orang di era saat ini. Tapi masih banyak lho orang yang gak paham sama istilah-istilah di dunia marketing!

Kamu gak mau kan jadi salah satunya? Dengan memahami istilah-istilah di dunia marketing, kamu bisa kelihatan lebih professional lho! Ketika bekerja, kamu juga akan sering berjumpa dengan beragam istilah ini.

Eitss.. jangan khawatir Risers, kalian udah berada di artikel yang tepat kok, karena kita akan membahas seputar istilah-istilah dalam dunia marketing beserta pengertiannya biar kamu bisa makin expert di bidang ini!

Nah, apa aja sih istilah yang biasa digunakan sama anak marketing? Sebelum kita melangkah lebih jauh, yuk kenalan dulu sama Digital Marketing!

istilah-dalam-dunia-marketing-1.jpg
freepik.com/istilah-marketing

 

Dasar-dasar Digital Marketing

Digital Marketing merupakan segala kegiatan pemasaran yang memanfaatkan saluran digital sebagai media dan alat bantunya. Potensi pasar dengan menggunakan pemasaran digital, sampai saat ini masih tinggi. Yang artinya, kamu masih punya kesempatan yang besar untuk terjun di bidang ini.

Yuk tunggu apa lagi, cari tau semua istilah yang digunakan di dunia marketing di bawah ini!

 

Istilah-istilah di Dunia Marketing

  1. Reach
    Reach merupakan metrik yang mengukur jumlah audiens yang telah melihat iklan kita. Misalkan jika total reach iklan adalah 100, artinya iklan  kita sudah dilihat oleh 100 pengguna.
     
  2. Impression
    Impression merupakan metrik yang mengukur jumlah tayangan suatu konten. Misalkan jika total impression adalah 100, artinya konten yang kita posting telah tayang sebanyak 100 kali di layar pengguna. Terus bedanya apa dong sama reach? Impression memungkinkan audiens melihat tayangan konten yang sama lebih dari satu kali, sedangkan reach hanya menghitung banyaknya pengguna yang melihat iklan kita.
     
  3. Engagement
    Engagement merupakan suatu bentuk interaksi yang dilakukan oleh pengguna terhadap konten yang kita posting. Metrik ini dapat berupa like, comment, save, share dan lain-lain.
     
  4. Retargeting
    Retargeting merupakan suatu strategi untuk menyasar audiens atau pengguna yang sudah pernah mengunjungi website, namun belum melakukan purchasing atau pembelian.

    Dengan menggunakan kode Javascript pixel-based, iklan akan ditampilkan secara terus menerus ke orang yang pernah berkunjung ke website kita.
     
  5. Remarketing
    Nah, jangan kebalik yaa sama retargeting. Remarketing ini merupakan strategi untuk menghubungi kembali konsumen agar melakukan pembelian ulang.

    Biasanya dilakukan melalui e-mail, dengan memberikan informasi promo, produk baru, voucher, atau lainnya supaya konsumen dapat menjadi pelanggan setia.
     
  6. Campaign
    Pasti Risers sering dengar istilah marketing yang satu ini, kan? Campaign merupakan strategi mempromosikan sesuatu melalui berbagai macam aktivitas yang menggunakan berbagai media untuk mencapai suatu tujuan.

    Istilah marketing satu ini akan sering Risers gunakan di posisi apapun dalam tim marketing, karena setiap perusahaan, baik korporat, start-up, instansi pemerintah, bahkan organisasi akan selalu membuat dan menjalankan campaign.
     
  7. CTA (Call-to-Action)
    CTA merupakan suatu bentuk panggilan kepada audiens untuk melakukan suatu tindakan, yang dapat berupa tulisan, tombol, atau link. Contohnya untuk mendorong audiens melakukan pembelian, Risers dapat membubuhkan CTA, seperti:
    - Klik sekarang untuk dapatkan diskonnya!
    - Download sekarang
    - Hubungi kami
    - Pesan sekarang juga
     
  8. CTV (Call-to-Value)
    Hampir sama dengan CTA, istilah CTV bertujuan untuk membuat audiens melakukan tindakan atas dasar value proposition dari produk yang kita tawarkan. Contoh penggunaan CTV, yaitu:
    - Beli sekarang dan dapatkan bonus 45+ materi dari tutor expert
    - Klik dan dapatkan kelas exclusive Digital Marketing
     
  9. USP (Unique Selling Proposition)
    USP mengacu pada keunikan, nilai lebih, serta keunggulan dan menjadi hal yang membedakan antara satu bisnis dengan bisnis lainnya.
     
  10. KPI (Key Performance Indicator)
    Bukan anak marketing namanya kalau belum tau apa itu KPI. KPI merupakan sebuah ukuran atau metrik untuk mengukur performa dari kegiatan bisnis.
     
  11. KOL (Key Opinion Leader)
    KOL merupakan seseorang yang memiliki audiens dan pengaruh yang besar, yang bekerja sama dengan brand tertentu untuk membantu brand dalam mencapai tujuannya. Perlu dicatat, KOL dan influencer itu berbeda yaa!
     
  12. Bounce Rate
    Bounce Rate merupakan metrik yang mengukur tingkat kunjungan pengguna ke situs web tanpa melakukan interaksi apapun.
     
  13. Affiliate Marketing
    Istilah marketing yang satu ini merupakan strategi promosi melalui seorang promotor untuk membagikan link. Kemudian orang tersebut akan diberi komisi apabila terdapat pembelian melalui link tersebut.
     
  14. Referral Marketing
    Referral marketing merupakan strategi pemasaran dengan memberikan program insentif kepada pelanggan yang merekomendasikan suatu produk atau layanan ke orang lain. Bedanya, refferal marketing dilakukan oleh konsumen, sedangkan affiliate marketing dapat dilakukan oleh siapa saja.
     
  15. SEO (Search Engine Optimization)
    Dari namanya saja kita tau ini merupakan istilah untuk strategi mengoptimasi website agar dapat muncul di halaman pertama search engine.
     
  16. SEM (Search Engine Marketing)
    SEM merupakan strategi optimasi website dengan cara beriklan pada Google agar dapat menempati halaman dan posisi pertama pada search engine.
     
  17. SMM (Social Media Marketing)
    SMM merupakan teknik marketing dengan cara beriklan di media sosial agar menjangkau audiens yang lebih luas.
     
  18. SMO (Social Media Optimization)
    Hampir sama dengan SEO & SEM, SMO merupakan strategi optimasi marketing, namun dengan menggunakan media sosial.
     
  19. Marketing Funnel
    Marketing funnel merupakan sistem atau cara untuk menjelaskan berbagai tahapan yang dilalui oleh pelanggan sebelum memutuskan untuk membeli produk.

    istilah-marketing-marketing-funnel.png
     
  20. Brand Awareness
    Dalam istilah marketing, brand awareness berarti momen/tahap saat seseorang menyadari dan mengetahui sebuah brand/merek.
     
  21. Consideration
    Tahap ini merupakan kelanjutan dari awareness, dimana seseorang mulai mempertimbangkan untuk membeli produk kita dibandingkan dengan kompetitor.
     
  22. Conversion
    Conversion merupakan tahap dimana pelanggan melakukan suatu interaksi terhadap produk kita, misalkan pembelian, unduhan, atau pendaftaran pada website.
     
  23. Traffic
    Traffic (kunjungan ke situs web) dapat dibedakan menjadi dua, yaitu secara organic(alami) dan paid(berbayar).
     
  24. Customer Retention
    Dari namanya kita bisa tau bahwa istilah ini merupakan berbagai aktivitas bisnis yang dilakukan untuk mempertahankan pelanggan.
     
  25. UTM Link (Urchin Tracking Module)
    Mungkin istilah marketing satu ini masih terdengar asing, namun Risers harus tau bahwa UTM link merupakan link unik yang memungkinkan seorang marketer untuk melacak sumber traffic link tersebut. Hal ini penting untuk diketahui, terutama saat kita melakukan reporting atau laporan.
     
  26. UI & UX
    UI (User Interface) mengacu pada visual wesbite atau aplikasi, meliputi desain, warna, pemilihan font, dan lain-lain yang mempengaruhi tampilan. Sedangkan UX (User Experience) mengacu pada pengalaman pengguna saat mengakses suatu website atau aplikasi. Jangan sampai kebalik yaa!
     
    Baca juga: Mengenal Karir UI/UX Designer: Perbedaan serta Tugas dan Tanggung Jawabnya
     
  27. CPA (Cost Per Action)
    CPA merupakan metrik untuk mengukur biaya yang perlu dikeluarkan saat akan memasang iklan, dihitung dari seberapa banyak tindakan yang dilakukan.
     
  28. CPC (Cost Per Click)
    CPC merupakan metrik untuk mengukur biaya yang dikeluarkan per iklan yang di-klik.
     
  29. CTR (Click Through Rate)
    CTR merupakan metrik yang menunjukkan persentase total klik yang didapatkan dibagi dengan total impression.
     
  30. CPM (Cost Per Mile)
    CPM merupakan metrik yang mengukur biaya iklan setiap 1.000 impression.
     
  31. CPL (Cost Per Lead)
    Jelas dari singkatannya, CPL mengacu pada perhitungan biaya iklan berdasarkan jumlah lead yang dihasilkan.
     
  32. Lead Generation
    Istilah ini mengacu pada berbagai aktivitas yang bertujuan untuk mengubah lead (orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap produk) menjadi konsumen dengan membuat mereka melakukan pembelian.
     
  33. Niche
    Niche merupakan target pasar yang spesifik dalam sebuah bisnis. Saat akan memulai bisnis atau membentuk brand, Risers tentu perlu menentukan niche yang tepat.
     
  34. AdWords
    AdWords merupakan platform yang disediakan Google untuk beriklan. Risers perlu menguasai ini apabila ingin berkarir sebagai SEM Specialist.
     
  35. AdSense
    AdSense merupakan program yang dibuat oleh Google untuk bekerjasama dengan kreator konten untuk menampilkan iklan.
     
  36. Soft Selling & Hard Selling
    Secara singkat, soft selling merupakan pendekatan marketing dan purchasing yang menonjolkan bahasa halus dan teknik nonagresif. Sedangkan hard selling menggunakan metode langsung, terbuka, dan dengan kata-kata yang dapat memicu pelanggan melakukan pembelian dalam waktu singkat.
     
  37. Brand Activation
    Brand activation merupakan suatu kegiatan promosi suatu brand yang dilakukan dengan pengalaman nyata. Istilah marketing ini sangat sering ditemui, terutama oleh anak agensi, dikarenakan mayoritas jasa mereka adalah brand activation.
     
  38. Email Marketing
    Email marketing merupakan strategi memasarkan produk melalui e-mail. E-mail yang dikirimkan dapat berupa informasi produk maupun promo.

    Baca juga: Email Marketing, Strategi Murah Terhubung dengan Audiens!
     
  39. Research
    Salah satu dari sekian banyak istilah marketing, riset/penelitian menjadi kegiatan wajib bagi setiap anak marketing. Dengan melakukan riset, kita bisa mendapatkan data untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi atau pun membuat strategi marketing baru.
     
  40. Audience
    Audience/audiens merupakan seseorang yang berkomunikasi dengan kita/suatu brand melalui media seperti blog, sosial media, dan lain sebagainya.
     
  41. Marketing Mix
    Marketing mix merupakan kumpulan variabel pemasaran yang digabungkan dan dikendalikan oleh bisnis untuk meraih tujuan. Konsep yang paling sering kita temui yaitu 4P (Product, Promotion, People, dan Price).

    harisenin-design-article.png
     
  42. PPC (Pay Per Click)
    PPC merupakan istilah yang digunakan untuk jenis paid ads, di mana pengiklan membayar biaya iklan sesuai dengan berapa banyak tayangan iklan yang mendapatkan klik ke website atau landing page.
     
  43. Pop Up Ads
    Ini merupakan jenis iklan internet yang mana pada saat pengguna meng-klik tautan, maka iklan akan tampil di jendela browser baru.
     
  44. Push & Pull Marketing
    Push marketing merupakan strategi pemasaran yang berpusat untuk mendorong produk kita ke target audiens. Sebaliknya, pull marketing merupakan strategi membuat audiens tertarik dengan produk kita.
     
  45. Targeting
    Targeting merupakan kegiatan menilai dan memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki oleh bisnis.
     
  46. Viral Marketing
    Viral marketing merupakan strategi pemasaran yang mendorong audiens untuk menyampaikan pesan pemasaran yang kita lakukan/berikan, kepada audiens lain.

    Mungkin Risers familiar dengan word-of-mouth. Kedua istilah tersebut sama-sama mengandalkan audiens untuk menyebarkan pesan. Bedanya, pesan yang disampaikan word-of-mouth biasanya berupa testimoni/rekomendasi produk atau layanan yang digunakan. Sedangkan viral marketing, tidak hanya bisa dilakukan lewat testimoni, namun juga bisa dengan iklan.
     
  47. Evergreen Content
    Konten evergreen adalah konten yang tidak akan ketinggalan zaman. Misalnya hari ini kita membuat konten tentang “To Do List Memulai Belajar Bahasa Inggris dari Nol”, konten tersebut akan bertahan hingga 5-10 tahun kedepan, karena artikel berbentuk testimoni, tutorial, serta artikel yang isinya bermanfaat untuk meningkatkan ilmu, dan sejenisnya, akan selalu dicari oleh audiens.
     
  48. Open Rate
    Open rate merupakan indikator yang ditujukan untuk memantau keberhasilan campaign yang dilakukan melalui email marketing. Indikator ini akan menunjukan persentase audiens yang membuka e-mail yang kita kirim.
     
  49. Click Through Open Rate
    Kalau sudah tau open rate, berikutnya Risers juga harus tau apa itu click through rate. Sama-sama digunakan untuk memantau keberhasilan campaign e-mail marketing, indikator ini akan menunjukan persentase audiens yang membuka e-mail dibandingkan dengan audiens yang klik link pada email tersebut.
     
  50. Landing Page
    Gak afdol kalau kerja di marketing tapi gak tau apa itu landing page. Istilah ini melekat banget sama tim marketing. Gak cuma sekedar web biasa, landing page juga berfungsi untuk meningkatkan conversion rate.

 

Sekian Risers pembahasan kita seputar “50 Istilah dalam Dunia Marketing yang Wajib Kamu Tau!” Kamu bisa membaca artikel Harisenin lainnya untuk menambah ilmu serta wawasan kamu di berbagai bidang yaa!

Harisenin juga menyediakan program Bootcamp Digital Marketing bagi kamu yang ingin berkarir di bidang Marketing, lho! Pantengin terus Blog Harisenin.com biar gak ketinggalan info menarik lainnya!

Rachel Evelyn

Rachel Evelyn

𝘴𝘵𝘰𝘳𝘺𝘵𝘦𝘭𝘭𝘦𝘳