Website

Search

HR Wajib Tahu, 10 Strategi Dalam Negosiasi Gaji

HR Wajib Tahu, 10 Strategi Dalam Negosiasi Gaji

Hai Risers! Tahukah kamu bahwa dalam negosiasi gaji, HRD memiliki strategi khusus untuk menghadapi situasi ini? Fase negosiasi gaji adalah bagian penting dalam proses rekrutmen yang sering diabaikan. Negosiasi gaji adalah diskusi strategis untuk mencapai kesepakatan mengenai kompensasi yang adil untuk kedua pihak. Yuk simak dengan lengkap pembahan mengenai strategi dalam negosiasi gaji.

 

Baca Juga: Perbedaan Human Capital dan Human Resources  

Mengapa Negosiasi Gaji Terkesan Kaku?  

Banyak orang merasa negosiasi gaji itu menegangkan dan kaku. Kandidat sering tidak nyaman, sementara HRD khawatir negosiasi bisa membuat kandidat mundur. Ini normal karena gaji adalah faktor penting bagi kedua belah pihak. Kandidat mencari gaji yang lebih baik dan peluang karir yang meningkat, sedangkan HRD bisa kehilangan kandidat potensial jika ekspektasi gaji tidak sesuai dengan anggaran perusahaan. Ini menjadikan negosiasi gaji situasi yang menekan. Namun, HRD berusaha menciptakan kondisi agar negosiasi berjalan lancar dan nyaman.  

Bagi HR, negosiasi ini bisa saja membuat mereka kehilangan peluang dalam merekrut kandidat potensial karena ketidaksesuaian ekspektasi kandidat dengan kemampuan  budget  perusahaan.  

Pada situasi ini, HR akan membuat beberapa situasi agar proses negosiasi gaji dapat berjalan baik dan nyaman.  

Karakteristik Calon Karyawan Saat Negosiasi Gaji  

Terdapat 2 jenis calon karyawan pada saat proses negosiasi gaji. Karakteristik calon karyawan yang pertama adalah kandidat yang menulis jumlah angka gaji dengan jelas. Hal ini dilakukan agar perusahaan dapat mudah mengetahui keinginan gaji dari calon karyawan bersangkutan.  

Dilanjutkan karakteristik calon kedua adalah kandidat yang menuliskan gaji yang diharapkan secara tidak jelas dan mengikuti kebijakan perusahaan.  

Di antara kedua karakteristik tersebut, mana yang sebenarnya lebih baik? Tentu saja karakteristik yang pertama lebih baik. Sebelum proses negosiasi, seharusnya ada pendapat yang jelas untuk disampaikan saat tawar menawar gaji berlangsung. Fase ini menjadi salah satu strategi bagi HR untuk menilai kandidat yang mempunyai pandangan detail, jelas, dan tidak labil.  

Kesalahan HR dalam Negosiasi Gaji   

Tujuan dari negosiasi dengan kandidat yaitu mencapai kesepakatan gaji yang memenuhi tujuan bisnis dan membuat kandidat merasa dihargai dan diberi kompensasi yang sesuai.  

Namun, masih banyak HR yang merasa bahwa negosiasi gaji adalah bagaimana cara memenangkan penawaran, sehingga mereka tanpa sadar melakukan kesalahan yang seharusnya dihindari.  

Berikut kesalahan yang sering ditemukan saat proses negosiasi gaji HR dengan kandidat.  

  1. Membahas Kekurangan Perusahaan Lain  

Jika kamu mengetahui bahwa calon kandidat mendapatkan tawaran dari perusahaan lain, hal terpenting adalah fokus kepada apa yang dapat perusahaan berikan. Lakukan negosiasi secara terbuka mengenai fakta terkait perusahaan dan hindari menjelekkan perusahaan pesaing.  

  1. Terlalu Agresif dan Tidak Sabar  

Calon kandidat terkadang membutuhkan waktu sejenak untuk memahami  offering yang diberikan di awal. Berikanlah mereka waktu untuk berpikir. Jangan agresif dan tidak sabar menunggu untuk segera memberi keputusan bahwa kandidat menolak tawaran atau menginginkan  offering yang lainnya.  

  1. Mengabaikan Bias  

Ketika bernegosiasi, ingat bahwa bias mungkin saja terjadi yang nantinya dapat mempengaruhi keputusan akhir. Jika negosiasi tidak dapat berjalan baik, segera tawarkan  offering  tersebut kepada kandidat lainnya yang memiliki kompetensi dan kemampuan setara.  

HR nego gai
Kesepakatan Negosiasi Gaji/ istock.com

Baca Juga: 10 Cara menjawab pertanyaan menjebak saat interview HR

Tips Mudah Melakukan Negosiasi Gaji  

Negosiasi gaji merupakan hak kandidat setelah menerima  offering letter . Sebagai HR, selain memikirkan mendapatkan kandidat yang sesuai, tetapi juga harus memikirkan rencana dan strategi negosiasi gaji dengan calon karyawan yang baik.  

Berikut ini beberapa strategi negosiasi gaji untuk HR yang dapat  dipraktikkan.  

  1. Buat Proses Negosiasi Menjadi Nyaman  

Terkadang situasi negosiasi gaji menjadi momen yang menegangkan. Oleh karena itu, ciptakan situasi yang nyaman selama proses ini agar proses negosiasi akan berjalan lancar.  

Situasi yang nyaman akan membuat kandidat dapat terbuka membicarakan apa yang mereka butuhkan dan harapan tanpa merasa malu atau tidak nyaman.  

  1. Rencanakan Negosiasi Gaji  

Segala sesuatu memerlukan persiapan, termasuk saat proses negosiasi gaji dengan kandidat. Pada dalam tahap ini, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, antara lain:  

  • Lakukanlah Penelitian  

Pelajari struktur upah dan  benefit  yang diberikan oleh industri sejenis untuk posisi yang sama. Selain itu, cari tahu terkait kisaran upah perusahaan tempat kandidat bekerja saat ini dan bandingkan apakah gaji dan  benefit  yang Anda tawarkan bisa lebih unggul atau kalah saing.  

  • Lihat Keinginan dan Kebutuhan Kandidat  

Banyak informasi yang bisa diperoleh melalui kesempatan kepada kandidat untuk berbicara tentang diri mereka. Melalui informasi tersebut, bisa menjadi bahan mempertimbangan terkait penawaran apa saja yang bisa diberikan untuk kandidat sehingga mereka tertarik.  

  1. Buat Proses Negosiasi Lebih Terbuka  

Strategi HR dalam negosiasi gaji yang satu ini akan membuat proses negosiasi lebih lancar. Sikap terbuka HR selama negosiasi membuat kandidat merasa lebih nyaman dan dihargai saat diskusi berlangsung.  

  1. Berani Melakukan Penawaran  

‍Negosiasi memerlukan titik awal dan Anda telah melakukan penelitian sebelumnya, sehingga tahu apa yang layak untuk kandidat tersebut. Sebaiknya jangan langsung memberikan penawaran, simpan dahulu ketika kandidat memberikan  counter offer . Namun, perlu diingat untuk menghindari memberikan penawaran yang terlalu rendah karena bisa membuat kesan perusahaan Anda tidak menghargai stafnya.  

  1. Kenali Respons Kandidat  

Ketika proses negosiasi gaji, lihatlah bagaimana kandidat merespons tawaran yang diberikan,  baik secara verbal dan non verbal.   

Cara ini membuat Anda mengetahui apakah proses negosiasi yang dilakukan dapat menghasilkan kesepakatan dan keuntungan bersama atau tidak.  

Jika kandidat belum memberikan respons yang jelas mengenai tawaran tersebut, Anda dapat tanyakan bagaimana perasaan mereka tentang tawaran yang diajukan.   

  1. Tunjukkan Kesejahteraan Budaya Perusahaan untuk Karyawan  

Tidak dipungkiri jika kandidat lebih tertarik dengan perusahaan yang memiliki nilai dan preferensi selaras dengan harapan mereka. Anda dapat menjelaskan bagaimana budaya perusahaan dalam mendukung kesejahteraan pekerjanya.  

  1. Berikan Waktu  

Setiap kandidat biasanya membutuhkan pertimbangan ketika perusahaan menurunkan ekspektasi gaji yang mereka ajukan. Oleh karena itu, berikan waktu dan ruang kepada kandidat untuk berpikir.  

  1. Jelaskan Benefit dan Bonus yang Diperoleh Kandidat  

Menjelaskan benefit, bonus, dan apa saja yang dapat diperoleh kandidat menjadi hal yang penting. Strategi ini jarang diketahui HR saat negosiasi gaji. Jika negosiasi terkesan sulit, cara ini dapat dilakukan dengan memberikan penawaran berupa benefit dan bonus dari perusahaan.  

  1. Jelaskan Jenjang Karir  

Di tahap ini, Anda dapat menjelaskan kepada kandidat bahwa meskipun gaji tahun pertama mungkin tidak sesuai dengan ekspektasi mereka, namun banyak karyawan yang bisa naik jabatan dan memperoleh gaji dan benefit lebih tinggi di tahun berikutnya.  

  1. Beri Keputusan Akhir  

Jika Anda merasa kandidat sudah mengelak, agresif, dan sulit dijangkau, pertimbangkan untuk menyudahi negosiasi. Tidak perlu memaksakan diri dan kandidat jika proses negosiasi tidak menemukan kesepakatan akhir. Selalu pertimbangkan keseimbangan antara harapan Anda dan kemampuan serta kebijakan perusahaan.  

 

Nah, Itu dia, Risers, strategi HR dalam negosiasi gaji. Ingatlah tujuan negosiasi adalah mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua pihak. Pertimbangkan ekspektasi, kemampuan finansial perusahaan, dan standar pasar serta pengalaman kandidat untuk negosiasi yang sukses. HR merupakan langkah awal kandidat dalam proses pencarian kerja, jadi penting bagi HR untuk memahami tanggung jawab dan keterampilan yang dibutuhkan dalam pekerjaannya. Ada banyak sumber untuk belajar menjadi HR yang efektif.

 

Tonton juga “Cara Negosiasi Gaji Buat Kamu yang Masih Pemula” 

 



 

Lutfia Fadhila

Lutfia Fadhila