Kenali Perbedaan HTTP dan HTTPS Secara Mendalam

Perbedaan HTTP dan HTTPS
4 mn read

Hai Risers, Perbedaan HTTP dan HTTPS sering kita lihat saat menggunakan berbagai jenis mesin pencarian seperti Google. Keduanya merupakan jenis protokol yang selalu ada dalam setiap website. HTTP dan HTTPS mempengaruhi keamanan data dalam website dan keduanya memiliki perbedaan yang harus kita ketahui.

Simak perbedaan HTTP dan HTTPS secara lebih mendalam, dibawah ini!

Baca juga: 8 Kemampuan Google Analytics yang Harus Kamu Tahu!

Definisi HTTP dan HTTPS

Definisi HTTP dan HTTPS
Source: Pixabay

Pada dasarnya, keduanya merupakan jenis protokol keamanan berbagai data yang disimpan melalui website. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang khususnya pada tingkat keamanan masing-masing protokol. 

HTTP

HTTP adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol yang merupakan bagian protokol transfer data yang bergerak melalui jaringan internet. Protokol ini bertugas mengatur jalannya proses untuk menampilkan halaman pada website. Dalam menjalankan tugasnya, HTTP melakukan komunikasi dengan mengirimkan dua jenis pesan yaitu permintaan dan tanggapan. Permintaan artinya website meminta akses kepada properti web saat pengguna mengklik tombol hyperlink. Sedangkan, tanggapan artinya properti web menjawab permintaan website dan membuka akses halaman website.

HTTPS

HTTPS atau Hypertext Transfer Protocol Secure pada dasarnya mirip dengan HTTP, namun memiliki tingkat proteksi yang lebih terjamin dan menjaga keamanan transfer data dalam website. Cara kerja HTTPS serupa dengan HTTP yaitu melakukan komunikasi dengan mengirimkan permintaan dan tanggapan. Namun, seluruh proses komunikasi menggunakan sistem enkripsi agar data yang dikirimkan tidak mudah untuk dilacak dan diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Cara termudah untuk melacak HTTPS dalam suatu website adalah penanda gembok hijau yang terdapat diawal URL Link suatu website.

Perbedaan HTTP dan HTTPS

1. Jenis Pesan

Jenis pesan
Source: Pixabay

Perbedaan HTTP dan HTTPS dapat terlihat dari jenis pesan yang digunakan dalam proses komunikasi masing-masing protokol. Jenis pesan yang dikirimkan oleh HTTP ditulis dalam teks biasa, artinya siapapun yang sudah mengetahui teks perintah dalam http dapat dengan mudah membaca dan memahami isi pesan, termasuk berbagai data sensitif seperti password dan nomor kartu kredit. Sedangkan, HTTPS menggunakan jenis pesan yang sudah terenkripsi private keys yang hanya dapat dibuka dengan menggunakan dua kunci yaitu kunci publik dan pribadi, sehingga membutuhkan persetujuan saat melakukan transfer data.

2. Keamanan HTTP dan HTTPS

Keamanan HTTP dan HTTPS
Source: Pixabay

Perbedaan yang paling penting dalam kedua protokol tersebut terletak pada unsur keamanan masing-masing protokol. HTTP memiliki tingkat keamanan yang rendah jika dibandingkan dengan HTTPS. Karena, HTTP hanya menggunakan teks perintah biasa yang dapat dipahami oleh banyak orang yang mempelajari HTTP. Lalu, HTTPS memiliki tingkat keamanan yang tinggi, karena menggunakan kumpulan karakter yang acak dan terenkripsi seperti campuran huruf, simbol, hingga angka tanpa menggunakan spasi yang jelas. Sehingga, HTTPS sulit untuk dipahami dan tidak mudah dilacak oleh banyak orang. 

3. Keaslian Proses HTTP dan HTTPS

Tingkat Keaslian HTTP dan HTTPS
Source: Pixabay

Tingkat keaslian bertujuan untuk melakukan verifikasi selama proses berlangsung. Dalam protokol HTTP, proses verifikasi hanya dilakukan berdasarkan prinsip kepercayaan. Hal ini sangat berbahaya dan tidak aman, karena prinsip ini dapat dimanipulasi dan disalahgunakan oleh berbagai pihak yang tidak bertanggung jawab. Sedangkan, HTTPS menggunakan proses verifikasi berbasis keaslian. Artinya, website harus melakukan verifikasi bahwa mesin, pengguna, dan berbagai data didalamnya dapat dipertanggungjawabkan oleh pemilik atau seseorang yang melakukan klaim. Sehingga, HTTPS tidak dapat dimanipulasi dengan mudah oleh berbagai pihak lain. 

4. Kecepatan Proses HTTP dan HTTPS

Tingkat Kecepatan HTTP dan HTTPS
Source: Unsplash

Tingkat kecepatan kedua protokol ini dipengaruhi oleh berbagai unsur keamanan yang dimiliki oleh masing-masing protokol. Website yang menggunakan HTTP, memiliki kecepatan yang tinggi saat diakses oleh pengguna. Hal ini dikarenakan proses HTTP yang lebih singkat dan ringkas, sehingga tidak membutuhkan proses komputer yang rumit. Sedangkan, website yang menggunakan HTTPS memiliki kecepatan yang lambat, karena membutuhkan proses komputer dan enkripsi yang lebih rumit. Dengan kecepatan yang lebih lambat, HTTPS dapat menjamin keamanan proses data di dalamnya.

5. Penggunaan Port

Penggunaan Port
Source: Pixabay

Perbedaan HTTP dan HTTPS dapat terlihat dari penggunaan port masing-masing protokol. Port adalah sistem pengiriman data yang digunakan oleh mesin pencarian seperti Google. Semakin rendah port, maka semakin rendah juga tingkat keamanannya. HTTP menggunakan port 80 yang masih memanfaatkan teks biasa, sehingga mudah dilacak oleh orang lain. Sedangkan, HTTPS menggunakan port 443 yang sudah memanfaatkan enkripsi yang dapat meningkatkan keamanan dan tidak mudah dilacak oleh orang lain.

Memilih HTTP atau HTTPS?

Setelah mengetahui perbedaan antara keduanya, protokol data yang paling aman untuk digunakan adalah HTTPS. Dengan menggunakan protokol tersebut, kita akan mengetahui keuntungan yang kita dapatkan dengan menggunakan HTTPS yaitu dapat mencegah serangan peretasan, proses komunikasi yang aman, meningkatkan kepercayaan situs HTTPS bagi pengguna atau konsumen, sistem kontrol dan pengalihan, hingga mampu meningkatkan reputasi website dalam peringkat Google. Sehingga, website dapat muncul di halaman awal pencarian Google.

Baca juga: 5 Tips Belajar CSS Yang Wajib Kamu Ketahui!


Leave a Reply

Your email address will not be published.