Website

Search

Dasar dan Istilah Digital Marketing yang Wajib Diketahui Pemula!

Dasar dan Istilah Digital Marketing yang Wajib Diketahui Pemula!

Halo Risers! Saat ini kamu sedang belajar digital marketing? Atau marketer pemula yang baru mau terjun dan switch-career? Beberapa tahun ini, digital marketing sedang menjadi bidang yang ramai diperbincangkan dan akan terus berkembang pesat. Apalagi dengan perkembangan teknologi dan trend pasar, banyak brand dan bisnis yang membutuhkan strategi marketing untuk menjangkau target audiens mereka. Jadi, bisa dibilang bidang ini akan terus menjanjikan untuk siapa saja yang ingin memulai karirnya.

Jika kamu sedang tertarik untuk berkarir sebagai digital marketer professional, kamu wajib banget nih mencari tahu informasi tentang dasar-dasar dan istilah digital marketing! Sebagai pemula, tahu beberapa istilah ini bisa dibilang adalah batu loncatan supaya kamu mudah memahami dan mengenal lebih dalam tentang dunia pemasaran digital. Simak beberapa istilah berikut ini ya!

Baca Juga: 5 Spesialisasi Karir Digital Marketing, Mana yang cocok untukmu?

  1. Marketing Funnel
    Marketing funnel adalah semacam pertahapan atau perjalanan calon konsumen yang bisa bantu bisnis untuk memahami bagaimana cara menarik audiens. Mulai dari tahap awareness (saat audiens pertama kali tahu tentang brand) hingga action/conversion (saat audiens akhirnya melakukan pembelian atau menjadi pelanggan). Dari sini, pemilik bisnis dan digital marketer jadi bisa mengoptimalkan pemasaran mereka karena setiap tahap memiliki strateginya tersendiri.
     
  2. Copywriting
    Teknik yang berhubungan dengan seni tulis-menulis. Tapi bukan sembarang tulisan saja, copywriting membutuhkan seni yang dapat mempengaruhi pembacanya dan mengarahkan mereka untuk melakukan tindakan, misalnya ingin tahu lebih banyak tentang produk jualan, melakukan pembelian produk, mengunjungi website lebih lanjut, dan lainnya. Makanya copywriting ini penting untuk dipelajari oleh digital marketer. Selain karena bisa dilakukan hampir di semua platform/media, copywriting menjadi kunci sukses pemarasan yang akan membantu bisnis menghasilkan penjualan yang banyak.
     
  3. Content Marketing
    Content marketing meliputi pembuatan dan distribusi konten-konten seperti tulisan atau artikel blog, video, podcast, gambar atau infografis yang akan menarik dan mempertahankan audiens. Konten-konten yang dibuat adalah konten yang berguna dan relevan dengan target audiens dan memang tujuannya adalah membangun hubungan baik dan brand awareness atau citra bisnis. Hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana caranya membuat konten yang tidak terasa seperti iklan supaya dapat membangun kepercayaan antara brand dan audiensnya.
     
  4. Social Media Marketing
    Sosial media adalah platform yang paling populer dan efektif untuk keberlangsungan digital marketing. Mulai membangun brand, mendapatkan audiens dan konsumen, hingga berinteraksi dengan audiens, semua bisa dilakukan di dalam platform sosmed. Sebagai digital marketer, tentunya kamu perlu mempelajari strategi beberapa platform sosmed populer seperti Instagram, Facebook, Twitter, Youtube, dan LinkedIn.
     
  5. SEO (Search Engine Optimization)
    SEO adalah salah satu cara agar konten yang sudah kamu buat di website atau blog bisa dijangkau oleh audiens dengan membuatnya muncul di halaman pertama Google. Kunci utama SEO adalah dengan cara memasukkan kata kunci yang tepat dalam konten. SEO membantu meningkatkan keterjangkauan website di mesin pencari. Ini cukup penting karena website adalah platform yang akan menampilkan informasi tentang bisnis atau brand, sehingga bisa dikenal oleh banyak orang.
     
  6. SEM (Search Engine Marketing)
    Mirip dengan SEO, SEM juga adalah strategi digital marketing yang berfokus untuk meningkatkan audiens website melalui mesin pencari seperti Google. Tapi bedanya, SEM menggunakan teknik PPC (pay-per-click) di mana brand perlu membayar Google setiap kali audiens mengklik iklan websitenya yang ditampilkan di Google. Brand juga perlu menentukan kata kunci tertentu yang ingin ditargetkan supaya audiens mau mengeklik halaman websitenya.
     
  7. Paid Advertising
    Brand perlu membayar supaya bisa menampilkan iklan di berbagai platform digital. Tidak hanya mesin pencari seperti Google, tapi iklan juga bisa ditayangkan melalui media sosial, situs web, dan lain-lain tergantung platform yang ditargetkan. Konten iklan bisa berupa video, banner, teks, atau lainnya. Tujuan adanya iklan berbayar ini sebenarnya adalah agar bisnis atau brand dapat memasarkan dirinya dengan lebih terarah dan tepat sasaran sesuai target, sehingga memperoleh hasil yang lebih optimal dalam waktu yang singkat.

Baca Juga: Strategi Digital Marketing Paling Efektif Tahun 2023 Yang Wajib Kamu Ketahui

Nah, itu lah dasar dan istilah digital marketing yang perlu kamu ketahui sebagai pemula. Walaupun agak banyak dan bervariasi, tapi sebenarnya digital marketing bisa dipelajari dengan mudah kok asal kamu sungguh-sungguh dan rajin! Dengan memahaminya, kamu bisa memaksimalkan potensi bisnis atau karirmu dan menjadi sukses di bidang ini. Jangan ragu ya untuk mencari informasi lebih lanjut tentang digital marketing!

Supaya kamu makin paham cara menjadi digital marketer professional, tonton dulu nih video berikut ini! Selain pemahaman dasarnya, kamu juga akan tahu urutan belajar, tools, dan skill yang diperlukan dalam digital marketing. Check this out!

Azka Khansa Hanifah

Azka Khansa Hanifah

Someone who has a passionate interest in writing