Website

Search

7 Rahasia Membuat Konten Storytelling yang Menarik

7 Rahasia Membuat Konten Storytelling yang Menarik

Hai, Risers! Di era digital ini, membuat konten yang menarik perhatian menjadi suatu keahlian yang sangat berharga. Salah satu pendekatan yang sangat efektif adalah menggunakan gaya storytelling. Dulu, mungkin kita mengenal  storyteller  hanya dalam konteks cerita untuk anak-anak, tetapi sekarang, dunia  storytelling telah meluas dan menjadi semakin populer di platform online seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Nah, mari kita simak bersama beberapa trik untuk membuat konten storytelling yang benar-benar  engaging !  

 

Apa itu Konten Storytelling?  

Konten storytelling adalah pendekatan pemasaran atau pembuatan konten yang menggunakan narasi untuk menyampaikan pesan atau informasi. Lebih dari sekadar menyampaikan fakta, konten storytelling berusaha untuk membentuk koneksi emosional dengan audiensnya. Ini melibatkan penggunaan elemen naratif seperti karakter, plot, dan emosi untuk membuat cerita yang dapat memikat perhatian dan meresapi ingatan.  

1. Hindari Cara Bercerita yang Datar  

Salah satu kunci untuk membuat konten storytelling yang sukses adalah menghindari cara bercerita yang datar. Dalam tiga detik pertama video, buatlah penonton penasaran. Jangan tunggu terlalu lama untuk menghadirkan sesuatu yang menarik, karena penonton bisa kehilangan minat dengan cepat. Mulailah dengan sesuatu yang menarik dan membuat mereka ingin tahu lebih banyak.  

 

Kamu bisa cek konten dari akun tiktok @brendqts yang memberikan hook di 3 detik awal video.   

2. Sisipkan Judul yang Jelas di Awal Video  

zHuhOr5BjhEjkalNJeORB35dbzny_XRLrF3h9OTzYWnrZmtfMkoqebpU4Uy0OwghHbRRdZEQA_Fl1xulQchyXBWrF2g9CrbNUa8XpzzRsVoY4zBVszn_Vzx-aMpqb8AAoTn2tqMXOz6VEqON_nEeK7E  

 

Masukan judul yang jelas tentang video kamu di thumbnail atau saat awal video dimulai. Judul video tersebut bisa juga sebagai hook awal agar penonton tau dan tertarik untuk menonton konten kamu.   

 

3. Buat Video Singkat tapi Padat  

Hindari membuat video terlalu panjang. Sebaliknya, buatlah video yang singkat tapi padat. Risiko kehilangan minat penonton akan meningkat jika video terlalu berlebihan. Sebelum merekam, tulis terlebih dahulu isi cerita untuk membantu menjaga fokus dan menghindari berbicara melantur yang dapat membuat penonton bingung.  

 

4. Bangun dan Bentuk Empati Penonton  

Dalam membuat konten  storytelling  penting untuk membangun empati dengan penonton. Ceritakan kisah yang dapat membuat mereka merasa terhubung. Meskipun jaraknya jauh, kita bisa membuat mereka ikut merasakan emosi dalam cerita. Gunakan narasi yang penuh emosi dan ceritakan pengalaman secara personal untuk meningkatkan keterlibatan.  

 

 5. Pilih Ekspresi yang Pas  

Gunakan ekspresi wajah yang sesuai dengan cerita yang dibagikan. Tidak perlu berlebihan, terutama jika target audiensmu adalah remaja atau orang dewasa. Tujuannya adalah terlihat alami dan autentik. Pilih ekspresi yang dapat memperkuat emosi dalam cerita dan membuat penonton lebih terhubung.  

 

6. Berikan Kesimpulan yang Kuat di Akhir Video  

Akhir video sangat penting. Berikan kesimpulan yang kuat dan jelas. Ringkaslah pelajaran atau pesan utama yang ingin kamu sampaikan. Ini membantu audiens memahami dengan jelas isi video dan meninggalkan kesan yang kuat setelah menonton.  

7. Gunakan Musik atau Efek Suara yang Mendukung Cerita  

Tambahkan elemen suara yang mendukung cerita, seperti musik atau efek suara. Hal ini dapat meningkatkan nuansa cerita dan membuat pengalaman menonton lebih mendalam. Pastikan untuk memilih musik atau suara yang sesuai dengan suasana cerita yang ingin kamu sampaikan.  

 

Contoh Konten Storytelling  

Contoh Konten Storytelling Youtube  

 

Contoh Konten Storytelling TikTok  

Itu aja pembahasan singkat tentang cara membuat konten storytelling yang menarik. Untuk kamu yang tertarik belajar lebih banyak tentang content, social media dan juga ilmu digital marketing lainnya, subscribe newsletter blog harisenin biar gak ketinggalan update yah.  

Hani Subakti

Hani Subakti

Seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas Pembangunan Jaya. Saya memiliki minat yang besar di dunia pemasaran, saya menemukan kegembiraan dalam seni membuat konten persuasif dan efektif untuk mencapai audiens. Saya percaya bahwa setiap kata memiliki kekuatan untuk membangun, mengubah, dan menyentuh hati pembaca.