Bahasa:

Search

8 Tips Ngerjain Take Home Assignment Interview UI/UX Design

  • Share this:
8 Tips Ngerjain Take Home Assignment  Interview UI/UX Design

Hy Risers, kamu sudah di tahap interview UI/UX Design? Wah, that sounds great. Tapi, itu bukan akhir dari perjalanan karirmu, loh. Karena masih ada banyak hal yang harus Risers siapkan untuk menjadi UI/UX Designer.

Di tahap interview ini, kamu akan mendapati tantangan baru. Misalnya kamu akan mendapatkan take home assignment untuk mengetahui seberapa jauh performa kamu dalam menghadapi projek, terutama pada saat kondisi waktu yang relatif singkat.

UI UX Designer membuat antarmuka pengguna untuk aplikasi, situs web, atau media interaktif lainnya. Pekerjaan mereka termasuk berkolaborasi dengan manajer produk dan insinyur untuk mengumpulkan persyaratan dari pengguna sebelum merancang ide yang dapat dikomunikasikan menggunakan storyboard. Mereka juga memproses alur atau peta situs.

Nah, pada artikel kali ini, kita akan mengulik bersama apa sih take home assignment itu? Dan gimana sih cara ngerjainnya? Lebih lengkapnya, kamu bisa simak penjelasan di bawah ini. Happy reading, Guys.

Apa Sih Take Home Assignment itu? 

Interview UI/UX Design
Source By : Google

Take home assignment sendiri dapat diartikan sebagai test yang diberikan oleh HRD atau UI/UX Designer Senior untuk kamu yang sudah masuk ke dalam tahap interview. Sesuai dengan namanya, test ini merupakan tugas yang harus dikerjakan dengan batas waktu tertentu sebelum dilakukannya interview.

UI mengacu pada layar, tombol, sakelar, ikon, dan elemen visual lainnya yang berinteraksi dengan Anda saat menggunakan situs web, aplikasi, atau perangkat elektronik lainnya. UX mengacu pada seluruh interaksi yang Anda miliki dengan suatu produk, termasuk bagaimana perasaan Anda tentang interaksi tersebut.

Biasanya, kita akan diberi set of problems dengan dijelaskan requirement dan ekspektasi deliverables. Setelah kita mampu menyelesaikan tugas tersebut, kita bisa mengirimnya pada perusahaan terkait atau juga bisa melalui presentasi baik secara langsung atau tidak langsung kepada interviewer.

8 Tips Cara Ngerjain Take Home Assignment saat Interview UI/UX Design 

Interview UI/UX Design
Source By : Google


 Dalam beberapa design test, para interviewer memberikan take home assignment kepada kandidat sebagai tugas dan bahan interview mereka. Nah, dalam pengerjaan tugas ini tidak boleh dilakukan sembarangan, perlu adanya pemahaman dan alur yang tidak boleh terlewatkan.

Kali ini, kita akan bahas 8 tips cara ngerjain take home assignment saat interview UI/UX Design yang bisa Risers jadikan pondasi. Ada apa aja? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Jangan Kasih Solusi di Awa

Kamu sudah membaca problem statement-nya? Jangan terburu-buru, baca lagi dua sampai 3 kali. Pastikan kamu benar-benar paham bagaimana tugas yang diberi dan deliverables yang diminta.

Kesalahan dalam menafsirkan problem statement di awal, akan membuat kamu apes banget. Tidak hanya akan menghabiskan banyak tenaga dan waktumu, tapi juga jadi penentu utama kelulusan test interview UI/UX Design-mu.

Lakukan Riset yang cukup kepada Product yang Sedang Dibahas 

Riset ini dapat diartikan dengan lakukan analisis mana bagian yang sudah bagus, mana bagian yang masih jelek, dan apa yang bisa dikembangkan. Untuk nilai plusnya, kamu juga bisa melakukan riset dengan product serupa dan beri competitive comparison.

Cari Tahu Siapa Target Usernya 

Bagian ini adalah bagian yang tidak boleh dilupakan. Dimana pada bagian ini perhatikan kebutuhan dan masalah utama apa yang harus diselesaikan dengan produk tersebut.

Di sisi lain, kamu juga harus perhatikan waktunya. Jika memang ketersediaan waktu, kamu juga bisa lakukan user research di bagian awal. Tetapi, jika memang tidak ada waktu, cukup lakukan dengan intuisi terbaikmu sebagai seorang user.

Jangan Lupa Dokumentasikan Cara Berpikirmu 

Cara berpikir kita adalah aset penting dalam sebuah design thinking, jadi jangan biarkan terbuang sia-sia. Buatlah sketch sederhana dengan membuat mind map, user flow/ user journeys.

Buat Design-nya 

Pada bagian ini kamu bisa buat desain kerangka kasarmu di wireframe atau juga bisa kamu buat sampai sedetail mungkin. Perihal tools, ini sesuaikan dengan kemampuanmu dan kebutuhan perusahaan. Untuk tools yang paling populer, kamu bisa gunakan Figma.

Buat Prototype-nya Kalau Ada Waktu 

Kalau kamu menggunakan tools Figma, maka nilai plusnya adalah kamu jadi lebih mudah untuk buat page transitionnya.Ini akan memberikan nilai positif bagi interview UI/UX Design-mu.

Bonus Poin: Ukur Keberhasilan Design-mu 

Untuk hasil yang terbaik, kamu bisa sisain waktu untuk lakukan pengukuran keberhasilan design-mu dengan metode User Testing serta menjelaskan parameter dan metric yang diukur.

Cicil Presentasinya dan Lakukan Bertahap 

Tips ini juga tidak kalah pentingnya pada saat mendapati take home assignment, lakukan semuanya dengan memanage waktu dengan baik dan benar. Karena biasanya take home assignment sendiri memiliki batasan waktu yang relatif nggak banyak.

Harisenin Millenial School UI/UX Designer 

Untuk tampilkan performa terbaikmu, kamu juga bisa belajar bareng tutor dan teman-teman lainnya perihal UI/UX Design ini di harisenin.com. Kamu juga akan dipersiapkan menghadapi interview UI/UX Design, loh. Jadi, tunggu apalagi? Yuk kunjungi halaman ini dan selamat belajar.


Baca artikel lainnya, di sini.