Website

Search

Kenali Profesi Auditor: Tugas, Prospek Kerja dan Gaji

Kenali Profesi Auditor: Tugas, Prospek Kerja dan Gaji

Perusahaan membutuhkan karyawan yang bertanggung jawab dalam kepengurusan keuangan. Adanya profesi ini guna mendeteksi dan mencegah adanya kecurangan dalam penggunaan sumber daya yang tidak sesuai.     

Profesi Auditor memiliki peran kunci dalam menjaga integritas perusahaan, hal ini dengan cara memastikan proses dan sistem transaksi keuangan dilakukan secara legal dan baik.     

Pada artikel kali ini, Harisenin akan menjelaskan terkait profesi auditor, mulai dari pengertian, prospek hingga range gaji auditor di Indonesia. Simak selengkapnya disini.   

Apa itu Auditor?   

f4okU1AsCu6Z8xAz1vzEZWtg_5Lz_tRxHGd9wcxl5o9ecdOvz7V7hulh5v3Nge0ht24XfoBk_4MsInuEUMKCkY6ZxNz5130RXvNo37mTXtAkAthtvMUAnUFiacaWiUY29xnZQMCpeES49RMkptUwrEY
Source:  Pexels.com  

 

Melansir dari  Investopedia , pengertian auditor adalah orang yang mempunyai wewenang dalam meninjau dan memverifikasi keakuratan catatan keuangan serta memastikan sebuah perusahaan sudah mematuhi undang - undang perpajakan.    

Seorang auditor akan melakukan pemeriksaan pada dokumen keuangan guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dan benar sebagaimana mestinya. Adanya proses ini di perusahaan sebagai upaya mengatasi masalah hukum dan keuangan yang akan timbul dimasa depan.    

Profesi ini bekerja dalam kapasitas di industri yang berbeda - beda. Ada yang bekerja sama dengan  client yang dimana fungsinya memberikan konsultasi mengenai trik pemeriksaan finansial.    

Sementara itu, ada juga diantaranya yang bekerja membantu organisasi menemukan cara meningkatkan efisiensi operasional, yaitu seperti mengurangi biaya pada hal yang dianggap tidak terlalu penting.   

Tugas dan Tanggung Jawab Auditor   

GvHWIbdlm3iqad_-SDDBe7Zle-RMTBycldinOmAbmbup-j6FQK3CCthveG0MOjLAVUK-trWD3giAEwiKUqkd_42d389lZ3JoqSSfGtJv2LPu2_C7G5sUbNKaCn1OhghIgNNJRqjFBTQImRXmoMkiU4Y
Source:  Pexels.com  

Berkarir menjadi seorang auditor merupakan impian bagi banyak orang, khususnya bagi mahasiswa yang sedang menempuh perkuliahan di jurusan akuntansi. Jika ingin memiliki karir di bidang ini kamu membutuhkan banyak kompetensi, diantaranya seperti kemampuan analisis yang tajam serta akurat, kemampuan komunikasi yang baik, dan juga mahir pada teknis di bidang audit.    

Imingan range gaji auditor yang terkenal tinggi memang tidak bisa pungkiri, dengan demikian banyak orang yang ingin membangun karir di bidang ini. Mempunyai ciri sebagai karir yang bermanfaat dan dihormati, pastinya memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar juga. Berikut diantaranya:   

  • Memeriksa catatan keuangan   
  • Mempersiapkan program audit tahunan dan jadwal pelaksanaan audit secara terperinci  
  • Melakukan analisis informasi keuangan dan operasional perusahaan   
  • Menulis laporan pada akhir prosedur audit yang akan menentukan tingkat akurasi dan kejelasan yang diperhitungkan organisasi   
  • Membuat daftar pertanyaan audit (audit checklist) guna mempermudah auditor mengingat hal-hal yang perlu ditanyakan  
  • Menelusuri informasi keuangan dan operasional yang tidak akurat atau tidak konsisten   
  • Memastikan laporan keuangan mengikuti prinsip akuntansi yang diterapkan oleh perbankan  
  • Melakukan pemeriksaan laporan keuangan dan dokumen persyaratan lain yang lalu mencatat hal-hal yang bersifat kritikal   
  • Mengumpulkan dan menganalisis bukti tentang kegiatan keuangan perusahaan   

Dengan range gaji auditor yang terbilang tinggi sepertinya seimbang dengan tugas dan tanggung jawab yang dimilikinya. Selain itu, kepribadian seorang auditor juga perlu diperhatikan, dimana harus berpikir analitis,  problem solving , independen, komunikatif, manajemen waktu dan emosi serta teliti dan sabar.   

Jenis - Jenis Auditor    

dagomcrzC2vPkjNO3XMZHEw6wo0g5FE67gAw0_fFFvl1bYu-nnO9Cb616bBT-vAdd3lK4CdtOqmCUdUU9j1kxSkgKeUSGEhi8bvFEdMhSVz62JbR1QCWHHPWDc1w1SVo_7PseshBGcSrqmXX-SV86tk
Source:  Pexels.com  

Karir di auditor juga sangat beragam. Berikut merupakan penjelasan mengenai jenis - jenis auditor tersebut:   

 

#1. Auditor Internal   

Profesi ini biasanya dipekerjakan oleh perusahaan yang sedang melakukan audit. Peranan yang dilakukan juga cukup luas, seperti melakukan penilaian risiko guna memahami risiko yang bisa berdampak negatif bagi perusahaan. Memvalidasi praktik manajemen dan kontrol internal yang tepat ada.    

Kemudian audit internal juga sering mengevaluasi proses perusahaan dalam mengefisiensi dan efektivitas operasional, perlindungan aset yang tepat dari penipuan dan penyalahgunaan dan kepatuhan dengan kebijakan internal perusahaan.    

Menjadi seorang auditor internal profesional harus terampil dengan Kerangka Praktik Profesional Internasional, ini melibatkan standar dan panduan yang berwenang untuk praktek profesional audit internal. Setelah mendapat kualifikasi Certified Internal Auditor  (CIA), auditor internal dapat dipekerjakan oleh perusahaan, pemerintah dan perusahaan nirlaba.   

 

#2. Auditor Eksternal   

Profesi yang selanjutnya biasanya  bekerja di sebuah perusahaan yang berada di luar organisasi yang sedang audit. Berfokus pada topik akuntansi dan pelaporan keuangan. Pekerjaan ini memiliki tujuan utama mengkonfirmasi bahwa laporan keuangan yang dibuat dapat diandalkan serta dapat disajikan secara adil sesuai prinsip akuntansi yang berlaku.    

Memeriksa kesesuaian kontrol pelaporan keuangan, yang mana merupakan kontrol yang ada di entitas agar memastikan laporan keuangan diproduksi dengan tepat. Memberikan jaminan dan konsultasi mengenai topik keuangan lain, termasuk pelaporan pajak dan undang - undang.    

Menjadi seorang auditor eksternal profesional harus berpengalaman dalam prinsip - prinsip akuntansi yang relevan, serta standar audit eksterior yang berlaku. Oleh karena itu, dibutuhkan  Certified Public Accountant  (CPA) yang mana dapat menunjukan keterampilan dalam prinsip - prinsip tersebut. Auditor Eksternal biasanya dipekerjakan oleh perusahaan akuntansi publik.   

 

#3. IT Auditor   

Profesi ini merupakan bentuk khusus dari pekerjaan audit yang memiliki fokus pada penilaian infrastruktur IT dan aplikasi bisnis organisasi. Zaman yang semuanya serba modern ini, membutuhkan bentuk audit dalam kompetensi topik IT, hal ini dikarenakan ketergantungan yang terus meningkat pada teknologi untuk mengelola operasi bisnis dan informasi.    

Umumnya IT Auditor menerima pelatihan yang lebih intensif tentang topik IT dan seringnya berfokus pada sistem dan aplikasi. IT Auditor bisa bekerja sama dengan auditor internal maupun eksternal, meninjau aspek - aspek lain dari suatu kegiatan yang akan diaudit.    

Pekerjaan IT auditor mencakup penilaian aplikasi pelaporan keuangan, keamanan  cyber , keamanan informasi, proses pengembangan sistem, dan juga penilaian yang lebih luas terhadap tata kelola IT secara keseluruhan.    

Jika ingin menjadi IT Auditor profesional, bisa mengikuti kualifikasi  Certified Information Systems Auditor (CISA), ini akan menunjukan kemahiran dalam IT Audit. Biasanya dipekerjakan oleh kantor akuntan publik, perusahaan konsultan, perusahaan badan pemerintah atau organisasi nirlaba.   

 

#4. Auditor Pemerintahan   

Seperti namanya tugas dari auditor pemerintahan, yaitu memelihara dan mencatat keuangan dari sebuah institusi pemerintah serta bisnis - bisnis swasta. Mengevaluasi kegiatan masing - masing lembaga serta menentukan apakah mereka patuh pada undang - undang perpajakan atau tidak.    

Bekerja sebagai auditor pemerintahan harus memastikan bahwa pendapatan yang diterima serta dibelanjakan oleh lembaga sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Mereka juga mendeteksi jika terjadi indikasi penggelapan uang, skema penipuan, dan menganalisis kontrol akuntansi agensi. Selain itu, auditor pemerintahan juga mengevaluasi keuangan sebagai keperluan risk management  

 

#5. Auditor Forensik   

Terakhir merupakan auditor forensik, berfokus pada pemeriksaan sebuah lembaga yang dicurigai oleh pihak berwenang. Dipekerjakan oleh lembaga auditing kepolisian untuk memimpin sebuah investigasi kriminal seperti  money laundering , penipuan dan korupsi.    

Berbeda dari jenis - jenis auditor sebelumnya, auditor forensik dilatih oleh para pihak otoritas agar bisa mengendus hal - hal yang diyakini mencurigakan pada sebuah kegiatan operasional    

Prospek kerja Auditor   

W1X2bire1rJbhaICRLgi_Z8RCjaKWA4oY88yIwrijYgN6cKOnoJa-28j9sBy79TiHHyErl9yJUZhVsMPcdBDVYDZjtSw8qlay36w2AyblsWHkFeevH9gwlK3uhBMgHV3VZphNIoJUANvvD2CN_KfL7I
Source:  Pexels.com  

Jika bertanya mengenai prospek kerja seorang auditor, jawabannya pasti menjanjikan. Melansir dari  Kompas , Indonesia membutuhkan sekitar 35.000 auditor yang bersertifikasi halal. Kebutuhan ini terbilang sangat mendesak seiring penargetan sertifikasi halal seluruh produk pada tahun 2019 oleh pemerintah indonesia.    

Peran auditor memiliki fungsi penting sebagai upaya pencegahan kecurangan di suatu pemerintah dan perusahaan. Memastikan ketaatan terhadap kebijakan, rencana serta prosedur yang telah ditetapkan manajemen.    

Ketika memilih untuk berkarir gaji merupakan salah satu pertimbangan nya. Menurut laporan dari Bureau Labor of Statistics tahun 2020 range gaji auditor rata - rata di Amerika Serikat adalah sekitar $73,560 per tahun. Untuk jumlah gaji tertingginya mencapai $124,450, terendah $44,300.    

Range gaji auditor ini bergantung pada spesifikasi pekerjaan, pengalaman, dan lokasi. Berikut rata - rata gaji auditor di Amerika Serikat:   

 

  • Auditor Internal: $63,000 - $129,000 per tahun   
  • Auditor Eksternal: $60,000 - $136,000 per tahun   
  • Auditor Pajak: $62,000 - $117,000 per tahun   
  • Senior Auditor: $65,000 - $110,000 per tahun   
  • Direktur Audit: $108,000 - $246,000 per tahun   

Berikut merupakan range gaji auditor di Amerika Serikat. Namun, bagaimana dengan range gaji auditor di Indonesia?   

 

Range gaji auditor di Indonesia berkisar antara Rp 3.000.000 - Rp 10.000.000 per bulan. Berikut Harisenin berikan beberapa diantaranya:   

  • Jakarta: Rp 7.500.000  
  • Surabaya: Rp 5.500.000  
  • Bandung: Rp 4.000.000  
  • Bekasi: Rp 3.500.000  
  • Medan: Rp 4.500.000  
  • Tangerang: Rp 4.500.000  
  • Depok: Rp 3.500.000  
  • Semarang: Rp 4.000.000  
  • Palembang: Rp 3.500.000  
  • Makassar: Rp 5.000.000  
  • Batam: Rp 6.500.000  
  • Pekanbaru: Rp 3.500.000  
  • Bogor: Rp 4.000.000  
  • Bandar Lampung: Rp 3.000.000  
  • Balikpapan: Rp 5.500.000  
  • Yogyakarta: Rp 4.500.000  
  • Malang: Rp 3.500.000  
  • Jambi: Rp 3.000.000  
  • Surakarta: Rp 3.500.000  
  • Cimahi: Rp 4.000.000   

Perlu diingat bahwa range gaji auditor di Indonesia tersebut bisa saja bervariasi tergantung pada faktor, seperti pengalaman, kualifikasi, dan juga ukuran dari perusahaan tempat para auditor tersebut bekerja.  

Sekian ulasan tentang profesi auditor yang Harisenin sudah bahas. Jika kamu ingin berkarir menjadi Auditor, kamu bisa belajar di harisenin bootcamp Audit & Financial Analysis . Kamu juga bisa mencari tahu lebih dalam terkait profesi auditor dengan membaca Cerita Alumni: Hanif Hawari atau bisa tanya - tanya dulu di  Career Support atau DM Minse di Instagram ya.   

Shania Aliyya

Shania Aliyya